Rabu, 03 Juli 2013

Marhaban ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan Tak terasa waktunya sudah dekat Untuk sebuah pertemuan yang begitu singkat Yang padanya berkelimpahan ampunan dan rahmat Lalu, disini, kita dituntut bergiat-giat Untuk beramal yang terbaik, sebab pahalanya berlipat-lipat Marhaban ya Ramadhan… Bulan yang penuh kemuliaan Disini, Engkau menurunkan Al-Qur’an Marhaban ya Ramadhan… Bulan yang penuh keberkahan Awal bulannya Engkau karuniakan kerahmatan Pertengahannya Engkau karuniakan ampunan Akhirnya Engkau karuniakan pembebasan Dari siksa api neraka yang menyuramkan Marhaban ya Ramadhan… Bulan yang Engkau cipta sebagai dambaan Bagi hamba-hambaMu yang beriman Sehingga disetiap jejaknya selalu dirindukan Marhaban ya Ramadhan… Sepenuh iman dan kesyukuran Alhamdulillah, umur kita Masih dipertemukan dengannya Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/06/28/35956/marhaban-ya-ramadhan-3/#ixzz2Xa1WioM4 Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Sabtu, 09 Maret 2013

Mari berpikir sejenak

Mencoba untuk lebih baik menjadi suatu hal yang indah. Asalkan apa yang dilakukan  menjadi hal yang bermanfaat dan itu membawa keberkahan. Terkadang jauh lebih nista, jika mimpi untuk melakukan hal yang baik pun terabaikan. Padahal hanya sekedar mimpi.''toh mimpi itu GRATIS lho" (dalam konteks kebaikan). Percaya atau tidak, hidup yang memilki perencanaan dan prioritas jauh lebih baik ketimbang tidak direncanakan bahkan diprioritaskan. karena kenapa???

Banyak hal-hal yang terabaikan yang dapat dilakukan dalam waktu dan kesempatan yang ada, namun disia-siakan, ibarat sebuah kata yang kira-kira dapat dianalogikan '' matahari yang hari ini terbit dan terbenam hari ini tidak akan sama dengan matahari yang terbit dan terbenam esok hari''. Makna dari waktu yang berdetak dan bergulir secara continue, ini membuktikan bahwa setiap apa yang telah dilalui tidak akan bisa kembali seperti semula.

 

 Nah, mari kita berpikir sejenak!!!

 Puluhan, ratusan, ribuan, jutaan, miliyaran,bahkan triliyunan dan takterhingga jumlah detik2 yang telah kita lewati selama ini, apakah ada terbersit ''waktu yang telah dilalui  begitu banyak, lantas apa yang telah terukir dalam lembaran yang telah Allah sediakan selama ini??" bermanfaatkah??sia-sia??atau lainnya??

(semoga apa yang terukir dalam lembaran2 yang telah disediakan dan  telah terlewati, menjadi salah satu novel yang dapat  menggairahkan semangat untuk menggapai cinta Nya dihari depan, yang kelak Insyaallah akan dipersembahkan kepada kita dengan penuh kenikmatan dan kebahagian).

''Jika dianalogikan buku sebagai salah satu kehidupan, ukuran tebal atau tipis suatu buku itu, merupakan umur kita yang telah Allah tetapkan, yang sampul depannya buku itu adalah awal kelahiran kita dan kulit sampul belakang yang akhir adalah ajal/kematian yang hendak kita rasakan setelah seluruh lembaran telah terukir dengan tinta2 warna dengan berbagai perbuatan yang kita lakukan".

   
     Sekiranya jika Allah memperkenankan waktu yang tersisa ini dapat dipenuhi dengan segala amal kebaikan, amatlah senang dan bahagia sekali rasanya. Serta hidayah yang telah Allah lekatkan tetap bertahan hingga para malaikat datang untuk menjemput kita. Namun apalah daya, jika tanpa usaha dan do'a, kunci nya:"fastabiqul khairat".
wallahu'alam ..